Terimalah Segala Kekurangan Pasangan Ta’aruf Anda karena Allah

Pembubaran Taaruf (TA) sudah pasti ada dibawah tingkatan dari Perceraian. Namun kami yakin hal ini membawa kesedihan bagi orang-orang beriman. Mengapa demikian? Karena TA adalah hal yang dianjurkan dan diperintahkan dalam islam dan dilaksanakan oleh orang beriman. KTMU diadakan dalam rangka berikhtiar dan bertawakal pada Allah, berikhtiar artinya adalah melakukan usaha terbaik dalam rangka mencari solusi dari suatu masalah, sedangkan tawakal adalah berserah diri namun tidak patah arang ketika mengalami kegagalan. Kebanyakan kegagalan TA adalah dikarenakan ketidak sanggupan perserta TA ketika harus berperang melawan hawa nafsunya (QS: Al-Baqarah:216). Definisi orang yang kuat adalah orang yang sanggup melawan hawa nafsunya, dan itu amatlah berat . Karena selain diri sendiri ada juga intervensi dari orang lain yang menguatkan kita untuk tidak konsisten dengan perjalanan TA kita , missalnya ada kerabat atau sahabat yang tidak sreg dengan pasangan TA kita. Namun pahamilah, manusia itu ditakdirkan untuk hidup berpasangan. Adanya pasangan adalah untuk melengkapi yang kurang (tidak lengkap) sehingga jadi berpasangan (lengkap). Manusia itu mahluk sosial, butuh bantuan orang lain karena memiliki keterbatasan/kekurangan. Salah satu tujuan dari menikah adalah Taawuniyah, menolong sesama. Pasangannya pria adalah wanita, dan sebaliknya . Secara dasar saja sudah saling membutuhkan, karena tidak lengkap jika sendirian. Maka jangan terus mecari-cari dan tidak ikhlas dengan kekurangan pasangan kita. Sadarilah kita juga punya banyak kekurangan, cara yang paling dasar adalah berkacalah dicermin, dan tanyalah pada dirisendiri apa anda benar-benar cantik/ ganteng? Apakah fisik anda pupoler dan disukai banyak orang? Berapa umur anda sekarang? Maka janganlah merasa lebih baik, lebih tinggi derajatnya, lebih kaya dsb dari pasangan kita, karena pada akhirnya semua akan sama dihadapan Allah. Yang membedakan baik atau tidak adalah keimanan dan amal soleh kita. Dan orang yang kuat imannya adalah orang yang kuat menahan hawa nafsunya. Terimalah segala kekurangan pasangan TA anda karena Allah, dan dasarilah cinta karena itu. Insyaallah, Allah akan menunjukan semua kelebihan pasangan kita, yang sebelumnya tidak pernah kita duga sebagai balasan bagi orang – orang yang sabar. Bersyukurlah dengan itu dan dengan begitu pulalah cinta akan terus tumbuh sampai maut memisahkan. Katakan tidak pada “Perceraian” – (Afgan song mode on) Original Article by : Putro Cahyo W

Artikel Menarik Lainnya

Nasihat Nabi Muhammad SAW Menuju Rumah Tangga 

Ada banyak sekali nasihat menuju mahligai rumah tangga.KTMU akan membaginya kepada rekan-rekan sekalian. berikut beberapa Nasihat dari Baginda Nabi Muhammad SAW : * Nabi Muhammad…

Konsep Dasar Ta’aruf Dalam Islam 

Taaruf berasal dari bahasa Arab, secara harfiah maknanya adalah saling mengenal. Tetapi dalam penggunaan populer, taaruf sering berarti upaya saling mengenal antara dua calon pasangan…

Rumus hidup dalam matematika 

Seperti apa ya? Rumus hidup dalam matematika..!! A B C D E F G H I J K L M N O P Q R…

FILOSOFI MENIKAH.. 

Tolak Ukur MENIKAH itu bukan dilihat dari Sebanding atau Tidak, tapi dari Seiman atau tidak. MENIKAH itu Bukan tentang KESIAPAN tapi tentang KEBERANIAN memPERTANGGUNGJAWABkan akad…

scroll-to-top